Masih Murahkah Sekolah di Jogja?

ugm

Setelah beberapa waktu yang lalu ngrembug tentang Sekolah Barang, sekarang kita ngrembug tentang sekolah beneran atau kuliah

Bagi sebagian masyarakat, kuliah dijogja merupakan kebanggaan tersendiri. Selain kualitas pendidikan yang relatif bermutu, biaya hidup dan biaya pendidikan di kota ini relatif murah. Tak mengherankan bila kota ini mendapat julukan “kota pelajar”, setidaknya itulah yang pernah kita dengar.

Jika kita bicara pada konteks masa lalu, tak terbantahkan jogja merupakan kota dengan biaya hidup cukup murah bila dibandingkan kota-kota besar lainnya di tanah air. Bagaimana dengan sekarang??

Perlu diketahui bahwa Jogja sekarang tidak sama dengan jogja yang dulu. Pemerintah Jogja tampak latah ikut-ikutan memetropoliskan Jogja sehingga sama saja dengan kota-kota besar lainnya semacam Jakarta atau Surabaya. Salah satu indikatornya adalah mulai maraknya Mall-Mall mewah yang secara ekonomi sulit dijangkau kantong mahasiswa dan dalam waktu bersamaan pasar murah tradisional mulai terpinggirkan.

Menurut VHRmedia yang dirilis pada tanggal 2 September 2008, Kota Yogyakarta bukan lagi kota dengan biaya murah. Laju inflasi bulan Agustus 2008 di ibu kota Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta mencapai 0,67%, lebih tinggi dari rata-rata inflasi nasional 0,51%.

Data tersebut disampaikan Kepala Biro Pusat Statistik DIY Suharno. Laju inflasi yang tinggi di Kota Pelajar disebabkan kenaikan biaya pendidikan dan konsumsi makanan. Biaya konsumsi makanan naik 1,15 %. Bahkan biaya pendidikan naik 2,35 %.

Menurut Suharno, besarnya andil sektor pendidikan karena tingginya pengeluaran selama tahun ajaran baru. Pengeluaran itu meliputi biaya pendidikan, peralatan sekolah, dan sarana penunjang lainnya. Biaya pendidikan sekolah untuk jenjang SLTA naik 8,62%, SLTP naik 6,5%, dan SD naik 4,25%.

Meski indeks inflasi Yogyakarta di atas rata-rata inflasi nasional, Tim Pengendali Inflasi DI Yogyakarta yakin inflasi selama setahun ini tidak akan melebihi dua digit. Laju inflasi kalender 2008 tercatat 8%.

Kenaikan biaya pendidikan tersebut dikhawatirkan merevisi sebutan Yogyakarta sebagai Kota Pelajar. Suharno khawatir para orang tua tidak lagi melirik Yogyakarta untuk tujuan pendidikan anak mereka. Predikat kota itu sebagai kota berbiaya murah sudah lewat. “Jadi, jangan bilang lagi Yogyakarta kota murah,” katanya.

So, Jika Yogyakarta yang terkenal murah bisa berubah menjadi mahal, sebaiknya anda persiapkan rencana pendidikan putra-putri anda sejak saat ini agar mereka dapat mengenyam pendidikan yang berkualitas.

TAKE ACTION NOW !!

One response to “Masih Murahkah Sekolah di Jogja?

  1. sekolah di jogja mungkin sudah mahal. tapi nasi kucingnya tetep paling murah….

    salam blogger,
    masmpep.wordpress.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s